Untuk Korban Gempa Lombok, Panglima: "Pastikan Mereka Dapatkan Pelayanan,"


LOMBOK - Sebagai rangkaian dari HUT TNI ke-73, TNI menggelar bakti sosial (baksos) secara berantai di tiga tempat. Yaitu di Sabang, Merauke, dan Lombok.

Menurut Wakil Kepala Pusat Kesehatan TNI Laksma TNI drg. Andriani selaku Koordinator Baksos TNI, tujuan baksos ini adalah untuk menumbuhkan semangat dan solidaritas TNI dan masyarakat dalam rangka mempertahankan keutuhan NKRI.

Baksos di Sabang dan Merauke dilaksanakan serentak pada 3-4 Oktober 2018, sedangkan di Lombok pada 1-3 November 2018. Baksos TNI dilaksanakan bekerja sama dengan sejumlah kementerian, lembaga sosial, pemerintah daerah, BUMN, dan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja.

Baksos di Lombok itulah yang hari ini ditinjau Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto di Lapangan Supersemar, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (3/11/2018).

Ikut mendampingi Panglima TNI adalah KSAD Jenderal TNI Mulyono, KSAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, dan KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Ada tiga macam kegiatan baksos yang digelar yaitu pelayanan kesehatan, penyuluhan, dan karya bakti.

Pelayanan kesehatan terdiri dari pelayanan kesehatan umum, laboratorium, khitan, bedah umum, pelayanan kesehatan gigi, operasi katarak, gigi sumbing, tes Iva, vaksinasi, pemberian makanan tambahan, kursi roda, alat bantu dengar, kacamata baca, dan kaki palsu.

Sementara materi penyuluhan berupa perilaku hidup sehat dan bersih, penyuluhan bahaya pernikahan dini, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan werving prajurit TNI, dan penyuluhan trauma healing.

Dalam baksos TNI kali ini juga dilaksanakan karya bakti, renovasi rumah, pembangunan PAUD, dan pemberian 11.500 paket sembako.

Dari ketiga tempat pelaksanaan baksos itu, hasil yang dicapai selalu melebihi target. Seperti di Sabang, 2.866% tertangani yang artinya 111 persen dari target. Sementara di Merauke 7.686 orang tertangani (167% dari target).

Adapun baksos di Lombok yang tengah berlangsung, sudah 6.540 orang tertangani (148% dari target).

Baksos TNI ini melibatkan 655 personel. Berasal dari Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, TNI dan AU. Termasuk 150 dari mitra dengan total 174 dokter dan 200 lebih paramedis.

Saat menghadiri baksos, Panglima TNI memberikan perhatian khususnya kepada anak-anak korban bencana gempa di Nusa Tenggara Barat baru lalu.

Di antaranya kepada seorang balita yang harus menggunakan kaki palsu. Marsekal Hadi sengaja memasangkan kaki palsu untuk balita ini, lalu menggendongnya penuh kasih sayang.

Begitu pula saat mendatangi Pos Kesehatan (Poskes) Screening Status Gizi Balita dan Penyuluhan Stunting (kurang gizi kronis), Marsekal Hadi kembali menggendong seorang anak.

"Tolong dibantu ya gizinya, dipastikan menerima pelayanan yang baik, mana tahu nanti jadi Panglima TNI," ujar Hadi tersenyum.

Besok pagi, Panglima TNI akan melepas peserta lomba lari TNI International Marathon 2018 di Mandalika. 

Beni Andrian/mylesaat

Tidak ada komentar