TMMD ke-103 di Durin Timur Bangkalan, Secara Resmi Diakhiri


Bangkalan - Genap 30 hari berjalan, akhirnya pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di desa Durin Timur, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, secara resmi ditutup.

Penutupan itu, dipimpin langsung Kepala Sekolah Polisi Negara (Ka SPN) Polda Jatim, Kombes Pol Indra. Selasa, 13 Nopember 2018.

Melalui amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono, Indra menjelaskan jika melalui program TMMD, semangat kebersamaan sekaligus gotong-royong, dapat dipancarkan oleh seluruh pihak melalui cucuran keringat masyarakat dan aparat ketika memiliki visi dan misi yang sama, khususnya dalam memajukan pembangunan di setiap lokasi TMMD.

 “Semangat kebersamaan inilah, yang sebenarnya hakikat dari Kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Itu, merupakan roh perjuangan bangsa dan akan terus kita bangun,” kata Kombes Pol Indra melalui amanat Jenderal TNI Mulyono yang dibacakan oleh dirinya.

Tidak hanya itu saja, dirinya menyebut, TMMD yang berlangsung saat ini, merupakan wujud sinergitas 8 lembaga Pemerintah setingkat Kementerian, termasuk salah satunya Kementerian Agama yang turut berkontribusi di dalam program TMMD saat ini. “Kementerian Industri, juga ikut serta berkontribusi di dalam program ini,” ungkapnya.

Senada, Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Sudaryanto, S. E menambahkan, TMMD merupakan salah satu program yang memiliki visi dan misi yang sangat jelas, terlebih dalam mendorong perekonomian, hingga kemajuan perkembangan pembangunan di desa/tempat tertinggal.

Menurut Danrem, tak hanya kegiatan fisik saja. Namun, program TMMD, juga diselingi dengan adanya program non fisik. “Program itu, berisi sosialisasi, hingga pembekaln-pembekalan kepada masyarakat di lokasi TMMD berlangsung,” tegasnya.

Tidak ada komentar